Pulau 1000; Indahnya Alam Laut Kota Jakarta Part I

Alam subuh masih menyelimuti Citra Raya, jarum jam menunjukan tepat pukul 5.0o, Selepas sholat subuh seluruh peralatan travelling di cek kembali, satu buah carrier, satu back pack dan satu tas slempang dah siap menunggu untuk di pindahkan kedalam mobil. Mesin mobil sudah dinyalakan, Bunda sudah siap tempur demikian juga ayah..cuma si Kaka masih pulas diatas tempat tidur. Sesuai dengan kesepakatan tadi malam dengan kaka bahwa dia akan melanjutkan tidurnya dalam mobil didalam perjalanan menuju dermaga marina ancol. Ya sud lah aku pindahkan kaka yang masih pulas tertidur kedalam mobil yang sudah siap mengangkut kami ke dermaga.

Sejujur nya masih ada ragu dalam diri ku, apakah kaka dan bunda akan menikmati perjalanan ini karena perjalanan dengan speedboat menuju pulau seribu untuk kemudian stay disana untuk dua hari adalah sesuatu yang baru buat mereka. Sementara bagiku sendiri masih ada keraguan apakah perjalanan akan berjalan dengan baik dan membuat mereka gembira, karena jujur dalam mind set dan alam pikirku sendiri masih terbayang perjalan sekitar 14 tahun yang lalu menuju dan pulang ke pulau panggang salah satu gugusan kepulauan seribu yang cukup menguras adrenalin dan menciutkan nyali. Tapi tak apalah setelah mengumpulkan informasi di internet dan menghubungi contact person disana kumantapkan niat buat mengajak keluarga travelling ke pulau 1000, dengan penuh harap semoga semua hal menyeramkan sudah jauh berubah.

Setelah berdo’a sejenak mobil pun mulai berjalan meninggalkan Komplek  Gardenia yang sebagaian penghuninya mungkin masih terlelap membelah jalanan Cikupa dan tol merak yang masih lengang  menuju Dermaga Marina. Sebelum sampai di Dermaga Marina kami mampir di rest area untuk sekedar beli oleh-oleh untuk saudara di pulo panggang dan sekedar mencuci muka si kaka dan menggantikannya baju. So far tidak ada masalah kaka yang biasanya rewel ketika dibangunkan cukup kooperatif  dan jalanan tol merak jakarta pun cukup sepi tidak ada kemacetan.

Tiba di dermaga marina sekitar jam 7 kurang dipagi hari. Oh ya model transportasi yang kami pilih yaitu speed boat SEPA. Ada beberapa moda transportasi yang bisa dipilih untuk menuju kepulauan diantaranya :

1. Transportasi rakyat keberangkatan dari muara angke ke  Dermaga pulau Pramuka atau Pulau Panggang dengan Ongkos Rp. 30.000. Jam keberangkatan 7.00 pagi dan jam 13.00 waktu tempuh 2,5 sampai 3 jam.

2. Transportasi dari Dermaga Marina dengan Kapal Kerapu Dermaga 21.. ini speed boat dengan subsidi pemerintah biaya nya cukup murah yaitu Rp. 32.000 /trip.  waktu keberangkatan jam 8.00 waktu tempuh 1 sampai 1 1/2 jam. Hanya saja jika anda pilih moda transportasi ini saya sarankan datang sekitar jam 5 pagi untuk antri beli tiketnya. Karna kita tidak bisa booking tiket, alias tiket hanya dijual ditempat pada saat keberangkatan. Info dengan Riska (021) 71507389

3. Transportasi speedboat swasta dari Dermaga Marina Dermaga 19, biasa disebut kapal SEPA. Harga lumayan agak mahal yaitu Rp. 180.000 /orang discount 50% untuk anak 0-10 tahun. Waktu Tempuh sekitar 1 – 1  1/2 jam. Kita bisa booking tiket dengan Pak Tono di nomor (0818718245)

Kami memilih model nomor 3 karena khawatir tidak kebagian tiket kerapu dan bisa booking beberapa hari sebelum keberangkatan, selain karena ini perjalanan pertama kami ke pulau seribu.

Sampai di Dermaga 19 tempat keberangkatan Kapal SEPA, kami beli tiket yang sudah kami booking sebelumnya, setelah mendapatkan tiket sesuai pesanan kami dipersilahkan memindahkan tas dan barang bawaan kami ke kapal serta memilih tempat duduk. Dalam hal memilih tempat duduk usahakan meilih tempat duduk di deretan belakang, karena berdasarkan informasi akan lebih nyama jika kita duduk dideretan kursi belakang.

Ketika melangkah menuju kapal hmmm…. aroma khas pantai jakarta yang bau dan kotor menyergap hidung, membuat perut yang lapar tiba-tiba enggan dimasukan makanan, yang akhirnya rokok putih yan jadi pilihan. setelah meletakan barang bawaan kami pun kembali ke daratan mencari-cari spot yang bagus untuk photo2x (Narsis everywhere dah pokonya..).

Sekitar pukul 7.50 seluruh penumpang kapal mulai memadati kepal, tidak terkecuali kami. satu persatu naik ke kapal menempati tempat duduk pilihan masing-masing. Tempat duduk yang berjumlah sekitar 20-25 seat hampir terisi penuh. Rata-raa diisi pelancong lokal namun ada juga sekita 7 orang bule. kami duduk di kursi nomor dua dari belakang. Si kaka sangat antusias kelihatannya, tidak berhenti mulutnya berkicau menunjukan keceriaan dan keingintahuannya.

Tepat sekitar jam 8.15 mesin kapal mulai dinyalakan dan perlahan kapal meninggalkan dermaga diiringi mulut kaka yang terus berkicau dengan diiringi tingkah lakunya, tanpa sedikitpun ada ekspresi ketakutan. Deru mesin semakin kencang dan kapal semakin laju meninggalkan Marina. Setelah kapal mulai kencang dan Jakarta mulai kelihatan mengecil tiba2x mesin kapal mati…dugggg..kaget dalam hati jangan2x ada masalah dengan kapal ini. Tapi ibu2x yang sepertinya sudah menangkap kekhawatiran kami mengatakan “tenang biasa mas baling2x mesin tersangkut sampah, hal biasa jika kita berada di perairan jakarta, ini hal biasa kok tenang aja”…huffff akhirnya tenang juga, dan memang benar kejadian ini terulang hampir sampai tiga kali sampai benar-benar kapal meninggalkan pantai jakarta dan berada di laut lepas baru mesin terbebas dari sampah.

Sekitar satu jam lebih kami berada didalam kapal yang membawa kami meninggalkan daratan pulau jawa dengan segala kepenatannya. Ketika kapal berada di tengah2x laut lepas tidak ada daratan yang tertangkap oleh kelopak mata ini, Subahanallah Ya Allah betapa kami merasa diri kami kecil sekecil kecil nya,,,,kerdil se kerdil kerdilnya. Bagaimana tidak kami terombang ambing di tengah laut diatas kapal boat kecil yang seribu kemungkinan buruk bisa terjadi, semoga ini bisa memupuk subur keimanan kami pada Mu.

Bersambung

  1. I do believe all of the ideas you have offered on your post.
    They are really convincing and can definitely work. Still, the posts are too short for beginners.
    May just you please lengthen them a little from next time?

    Thanks for the post.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: